Tips Liburan saat Musim Hujan

Sebagian orang selalu punya cara menjadikan musim hujan sebagai kambing hitam untuk menunda liburan. Langit yang “bocor” dianggap bisa meruntuhkan itinerary yang telah disusun rapi. Akhirnya, sebagian orang lebih suka berlibur pada musim kemarau.

Pertimbangan kita tak sepenuhnya salah. Saya masih ingat cerita seorang teman yang terkunci hujan di kamar hotel ketika berlibur di Yogyakarta akhir tahun lalu. Hampir sebagian besar rencana liburannya batal dilakukan, diganti dengan kegiatan-kegiatan lain.

wp-image--1629140870
Liburan saat musim hujan, mengapa tidak?

Namun, kita beruntung karena makhluk hidup memiliki kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan keadaan di sekitarnya. Kita, manusia, menyebutnya sebagai kemampuan untuk beradaptasi.

Sebagai contoh, menyesuaikan kegiatan berlibur selama musim hujan. Mari tepis jauh-jauh anggapan bahwa liburan dan musim hujan adalah dua hal yang tidak bisa dipadukan. Apa yang bisa kita lakukan? Kita bahas satu-persatu.

Sesuaikan Pakaian

Ini adalah salah satu bentuk adaptasi yang paling dasar: menyesuaikan pakaian dengan kondisi cuaca. Temperatur udara pada saat hujan turun cenderung dingin, terutama jika Anda sedang berlibur di dataran tinggi, seperti Bandung, Malang, atau Dieng.

Jangan tinggalkan jaket Anda di rumah atau kamar hotel. Jaket berbahan rajutan wol mungkin terasa hangat, namun pertimbangkan daya lindungnya dari tetesan air hujan. Jika Anda akan beraktivitas di luar ruangan, pilihlah jaket berbahan anti air yang dapat sedikit melindungi badan dan kepala dari resapan air hujan.

Processed with VSCO with g3 preset
Jaket berbahan parasut dapat dikenakan untuk melindungi pakaian dari air hujan. Saya sarankan memilih yang berbahan tidak terlalu tebal, agar tetap nyaman dikenakan di tempat yang tidak terlampau dingin.

Saya juga selalu membiasakan diri membawa satu pasang pakaian cadangan di tas ke mana pun saya pergi selama berlibur. Pakaian berbahan quick dry adalah pilihan yang tepat untuk dikenakan selama berlibur.

Staycation? Kenapa Tidak?

Apalagi yang lebih mengesalkan dari hujan yang turus turun ketika Anda sedang berada di pantai? Impian Anda untuk bersenang-senang di atas pasir seperti hilang terseret ombak.

Jika Anda bersikeras ingin berlibur ke pantai pada musim hujan, cobalah sesuaikan pantai yang menawarkan fasilitas atau kegiatan lain. Misalnya, Anda bisa memilih untuk menginap di sebuah cottage atau villa kecil di tepi pantai.

Ketika hujan turun, Anda bisa menyulap rencana Anda dengan kegiatan staycation, atau menikmati liburan di tempat Anda menginap. Maka, sebaiknya tunda dulu rencana ke pantai yang tidak menawarkan kegiatan atau fasilitas liburan alternatif.

Bayangkan Anda bersandar di kursi malas atau hammock di teras cottage sambil menikmati segelas teh lemon panas. Jangan lupa memutar lagu favorit dari smart phone Anda. Menyenangkan bukan?

Atau sebagai alternatif lain, Anda juga bisa menyewa sebuah kamar berukuran besar atau mungkin apartemen untuk berkumpul bersama teman-teman lama Anda. Mengapa tidak?

1380477-01-01.jpeg
Sewalah hotel atau apartemen untuk sekedar berkumpul bersama teman-teman. Sangat menyenangkan!

Pelajari Cuaca

Ya, saya mengerti beberapa tempat wisata akan lebih menarik dikunjungi pada musim hujan. Katakanlah Anda ingin berlarian di hamparan rumput hijau di Tanjung Aan sambil melihat hewan ternak memamah biak.

Atau mungkin Anda ingin datang ke Curug Cikaso ketika debit air yang tercurah deras. Atau mungkin Anda ingin memotret suasana perkebunan teh di Ciwidey ketika kabut turun selepas hujan. Suasana alam di tempat-tempat seperti itu cenderung berbeda pada musim hujan dan musim kemarau.

Kapan Terakhir Cuti?

A post shared by Guratan Kaki (@iyoskusuma) on

Hal yang sebaiknya diperhatikan adalah prakiraan cuaca. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memuat prakiraan cuaca hingga beberapa hari ke depan.

Semua informasi ini bisa Anda akses di situs resmi mereka. Anda bisa menyesuaikan jam liburan Anda dengan prakiraan waktu turunnya hujan. Tidak ada salahnya juga untuk bertanya kepada warga setempat tentang kebiasaan waktu turunnya hujan.

Tas Anti Air atau…

…atau bawalah kantong pelastik ke mana pun Anda pergi. Saya melakukannya. Beberapa helai kantong pelastik yang Anda bawa di dalam dapat digunakan untuk membungkus pakaian yang basah selepas berenang atau kehujanan.

Ketika Anda terpaksa berlari menembus hujan pun, Anda bisa membungkus ponsel dan dompet Anda dengan kantong pelastik agar tidak terkena air hujan. Anda bisa membungkusnya dalam dua hingga tiga kantong pelastik untuk memastikan air tidak tembus.

1380496-01.jpeg
Sesuaikan ukuran dry bag dengan keperluan Anda.

Jika Anda masih ragu dengan ketangguhan kantong pelastik menangkal air hujan, kembali ke rencana awal: tas anti air atau dry bag.

Saya memiliki sebuah dry bag Rei berukuran 20 liter. Cukup besar untuk memuat keperluan aktivitas saya selama seharian. Saya dapat dengan tenang membawa baju ganti, bahkan kamera dan smart phone saya menembus hujan atau bermain air.

Bahannya tebal, saya tidak khawatir tas akan sobek atau rusak ketika bergesekan dengan benda lain yang kasar atau tajam. Selain kuatnya bahan tas, adanya karet untuk menjinjing tas juga membuat saya nyaman menggunakan dry bag ini.

Tangkal Nyamuk

Ketika musim hujan tiba, bukan hanya kodok-kodok yang bersorak sorai. Jangan lupakan nyamuk. Pada musim hujan, terutama di negara tropis, nyamuk berkembang biak lebih cepat. Ke mana pun Anda berlibur, saya sarankan untuk lotion atau spray anti nyamuk di tas Anda.

Jika Anda menginap di hotel mewah, mungkin benda ini tidak akan berguna. Tapi ketika Anda beraktivitas di luar hotel, misalnya ketika berkunjung ke Hutan Pusuk, saya yakin penangkal nyamuk ini akan lebih bermanfaat.

Keterlambatan Penerbangan

Bersiaplah untuk keterlambatan jadwal penerbangan! Ketika cuaca tak memungkinkan pilot untuk menerbangan pesawat mereka, bersabarlah, alam tak dapat dilawan. Mendatangi petugas bandara dengan kegusaran karena hal ini adalah sebuah ide buruk.

Waiting

A post shared by Guratan Kaki (@iyoskusuma) on

Beberapa teman menyodorkan saran untuk mengambil rute penerbangan langsung (direct flight) ketika musim hujan tiba. Tarif penerbangan yang lebih mahal dianggap sebagai harga yang harus dibayar untuk membeli rasa tenang dari kemungkinan penundaan jadwal penerbangan ketika transit.

Baca juga: Kompensasi Keterlambatan Penerbangan. Ini hak Anda!

 

14 thoughts on “Tips Liburan saat Musim Hujan

  1. Kalau hujan, andalannya bawa ponco, payung, dan actioncam. Rain cover atau cover bag itu juga penting banget kalau ga punya dry bag. Kekurangan dry bag: bagian dalam cepat lembab.

    Like

  2. Tips yang menarik, biasanya aku juga selalu bawa payung atau jas hujan saat traveling di musim hujan gini. Guna payung salah satunya untuk tudung kamera saat pengin motret, jika tak bawa mantel kamera. 🙂

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s