Hikayat Pelaut Sawarna

Saya terdiam di atas perahu. Duduk diombang-ambing gelombang. Ini adalah hari ketiga saya di Desa Sawarna. Kalau saja kulit wajah ini belum terpanggang terik matahari, pasti saya sudah terlihat seperti tuyul yang kedapatan mencuri. Pucat pasi. Saya melempar pandangan sejauh mungkin, berusaha melekatkan tatapan pada pucuk tebing-tebing karst di garis pantai. Saya berusaha tidak melihat … Continue reading Hikayat Pelaut Sawarna

Nirwana Sawarna

Saran Pak Iyus agar saya mengunjungi sebuah makam terdengar aneh. Saya sedang berada di Desa Sawarna, desa di pesisir selatan Kabupaten Lebak, Banten. Saya lebih mengharapkan mendapat informasi lain, seperti pantai sepi berpasir lembut, tempat burung-burung camar mencari ikan. “Makam? Kuburan?” “Iya. Kuburan van Gogh” “van Gogh? Makam van Gogh di sini?” Saya berjalan kaki … Continue reading Nirwana Sawarna