Antre “Online” Bikin Paspor

Anda tahu rasanya datang ke kantor imigrasi pada pagi hari—bahkan subuh—untuk mendapat nomor antrean layanan pembuatan paspor?

Menyedihkan, bukan? Bukan, menyedihkan dan menyebalkan sekaligus.

Anda harus rela bangun lebih dini, atau mungkin harus mengambil jatah hari cuti, menumpuk pekerjaan untuk esok hari, dan sebagainya.

 

Ah, sudahlah. Mari kita bersuka cita karena Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM sekarang sudah memungkinkan kita mendapat jadwal pelayanan pembuatan paspor secara daring, atau online.

Ya, artinya kita tidak usah datang ke kantor imigrasi sesubuh itu hanya untuk mendapat nomor antrean.

Caranya? Dengan mengambil nomor antrean melalui aplikasi atau melalui situs resmi Ditjen Imigrasi di sini.

Saya mencoba memasang aplikasi Antrian Paspor (semoga mereka segera menggantinya menjadi Antrean Paspor) di smart phone Android saya.

Ternyata, sangat mudah menggunakannya!

wp-image--1766937864

Pertama, saya diminta membuat akun baru. Identitas yang saya masukkan harus sesuai dengan data pada Kartu Tanda Penduduk. Saya hanya perlu membuat satu akun, jika ingin membuat paspor untuk anggota keluarga.

Screenshot_2017-09-21-16-05-10_id.go.imigrasi_1505984728800

Lalu, saya menetukan tempat pelayanan pembuatan paspor yang akan saya pilih.

Untuk diketahui, setiap kantor imigrasi memiliki kuota pelayanan yang berbeda. Jika kuota pada hari yang kita pilih sudah penuh (tanggal tidak bisa dipilih), kita bisa coba pilih kantor lainnya.

Layanan pengambilan nomor antrean secara daring ini tidak hanya dapat dinikmati di Jakarta. Beberapa kantor imigrasi di beberapa kota lain juga sudah menggunakan sistem ini.

Silakan periksa ketersediaan layanan daring kantor imigrasi yang hendak Anda tuju pada daftar ini.

Kita punya dua pilihan untuk dilayani, pagi atau siang.

Jika kita memilih pagi, maka kita akan mendapat jadwal pukul 9:01 hingga 10:00. Untuk siang, waktu yang tersedia adalah pukul 13:00 hingga 14:00 siang.

Lalu, nama dan jadwal antrean saya terpampang di aplikasi Antrian Paspor.

Kita masih bisa menambah hingga empat nomor antrean lagi untuk anggota keluarga kita. Hubungan keluarga yang disediakan dalam daftar ialah orang tua, anak, dan istri atau suami.

Terakhir, saya mendapat QR code sebagai tanda bukti pendaftaran yang harus saya tunjukkan kepada petugas di kantor imigrasi.

Saat ini, layanan daring untuk mengambil nomor antrean hanya dapat digunakan untuk membuat dan memperpanjang masa berlaku paspor. Penggantian paspor yang hilang, rusak atau penggantian data paspor masih menggunakan sistem lama, datang mengambil nomor antrean ke kantor imigrasi.