Bagi beberapa orang, berkemas adalah sebuah mimpi buruk. Kemampuan untuk menakar kebutuhan selama bepergian akan berpadu dengan kelihaian untuk mengatur tata letak barang dalam tas atau koper. Buat saya ini menyenangkan. Menyulut semangat.
Saya selalu senang untuk merinci kebutuhan-kebutuhan saya selama beberapa hari berlibur. Tidak ada rumus baku mengenai berapa baju yang harus dibawa jika kita bepergian selama sekian hari, tentu saja.
Hal ini sangat tergantung pada jenis aktivitas dan kebiasaan kita. Saya, misalnya, mempunyai kebiasaan untuk mengenakan baju tidur yang sama setiap malam ketika berlibur. Anda tahu tujuannya, meminimalisasi jumlah pakaian yang dibawa.
Tidak hanya urusan menakar barang-barang yang perlu dibawa, berkemas juga berkenaan dengan bagaimana saya menyimpan semua barang itu di dalam tas. Untuk Homo sapiens yang sering teledor seperti saya, membongkar ulang isi tas atau koper bukan hal yang aneh.
Selalu saja ada barang yang saya lewatkan untuk masukkan setelah saya menutup resleting tas atau koper. Akhirnya, saya harus mengobrak-abrik susunan barang lagi.
Saya belum menyebutkan ketika saya harus mengeluarkan sesuatu dari dalam tas atau koper di tengah perjalanan, misalnya di ruang tunggu stasiun kereta api atau bandara. Jika barang itu ada di paling atas tumpukan, saya beruntung. Namun jika barang itu ada di dasar tas?

Jadi, seorang teman memberi saya tips untuk menggunakan packing cubes. Ternyata, bukan penemuan baru. Packing cubes adalah kantong-kantong kotak beraneka ukuran yang digunakan untuk membantu kita berkemas. Ukuran yang berbeda datang dengan fungsi yang berbeda. Terserah Anda bagaimana akan menggunakannya.

Saya biasanya menggunakan kantong paling besar untuk menyimpan celana dan sepatu. Jika sepatu kotor, saya bisa membungkusnya dengan kantong pelastik atau shower cap hotel terlebih dahulu. Saya juga bisa menyimpan kemeja di kantong besar ini.

Kantong berukuran sedang bisa saya gunakan untuk membawa baju-baju. Saya selalu menggulung baju yang saya bawa, bukan melipatnya, agar saya bisa membawa lebih banyak baju. Kantong berukuran sedang ini bisa memuat enam hingga tujuh gulungan baju. Di kantong paling kecil, saya bisa menyimpan handuk, pakaian dalam, dan kaus kaki.

Selain kantong-kantong berbentuk balok, ada juga kantong-kantong berbentuk map berbahan kain. Kantong map ini juga datang dengan beberapa ukuran.

Ukuran paling besar, saya gunakan untuk menyimpan baju-baju kotor. Anda bisa melihat tulisan laundry pada kantong map ini. Saya pikir sebenarnya kantong ini terlalu kecil untuk memuat baju-baju kotor.
Tapi, seiring dengan semakin tipisnya persediaan baju bersih, saya pikir kantong berukuran sedang tadi bisa juga digunakan untuk menyimpan baju kotor.

Kantong map berukuran sedang bisa saya manfaatkan untuk menyimpan kabel-kabel data, charger, adaptor, dan perlengakpaan elektronik lainnya. Terkahir, kantong map berukuran paling kecil.
Kantong ini bisa digunakan untuk menyimpan dokumen-dokumen atau kertas-kertas yang penting, misalnya catatan pengeluaran, kartu nama penginapan, bukti pembayaran penginapan, dan sebagainya.

Packing cubes benar-benar membantu saya meng-organize barang-barang yang saya bawa ketika bepergian. Bagaimana dengan Anda? Anda punya tips atau kebiasaan lain untuk membantu berkemas dengan rapi?

terima kasih, sharenya sangat menginspirasi saya yang ”kurang mahir” dalam hal packing.
dimanakah saya bisa mendapatkan packing cubes seperti diatas? boleh disertai link situs penjualnya.
terima kasih
LikeLike
Hehe.. Bisa dicari di toko-toko belanja online. Bisa search ‘packing organizer’.
LikeLike
terima kasih, sharenya sangat menginspirasi saya yang ”kurang mahir” dalam hal packing.
dimanakah saya bisa mendapatkan packing cubes seperti diatas? boleh disertai link situs penjualnya.
terima kasih
LikeLike
Sama-sama, Mas Akbar. Di hampir semua toko belanja online ada kok. Tinggal search packing cubes. Hehe.
LikeLike
itu kantong2nya beli dimana? kalau kebiasaanku pas berangkat rapi-jali tapi pas pulangnya tas jadi berantakan karena barang2nya aku masukan seenaknya dan perbedaannya cukup besar antara saat pulang dan pergi yang tadinya muat jadi ga muat padahal tidak ada tambahan barang lagi
LikeLike
Haha.. Sama. Itu kebiasaan kalo mau pulang 😄
Packing cubes banyak yang jual kok di toko-toko belanja online. Hehe.
LikeLiked by 1 person
ooo kirain cuma aku yang punya kebiasaan begitu, boro2 mikirin misahin baju kotor, kdang baunya campur aduk hehehe
LikeLike
Nah itu! Baju bersih yang belum kepake jadinya ikutan bau. Hahaha.
LikeLiked by 1 person
sering juga bawa barang yang ternyata ga kepakai alias mubazir dan menuh2in tas saja
LikeLike
Tapi pernah beberapa kali liburan dan ternyata kekurangan baju. Alhasil nyuci di kamar mandi hotel 😂
LikeLiked by 1 person