Manusia memiliki keterbatasan daya ingat. Dalam setiap hal. Tidak terkecuali, dalam mempersiapkan diri untuk berlibur. Mulai dari hal besar, seperti meminta izin cuti dari jauh-jauh hari, sampai ke hal kecil, seperti memasukan barang penting ke dalam tas saat berkemas.
Ada sedikit hela napas panjang ketika saya berhasil menutup resleting tas saya setelah berkemas. Seolah semua sudah saya siapkan dengan sempurna. Sampai akhirnya, mata saya tertuju pada seonggok benda. Benda yang seharusnya ada di dalam tas!
Tidak masalah ketika benda itu bisa diletakkan di paling atas. Menjadi sedikit masalah —bagi pemalas seperti saya— ketika benda itu berada di paling bawah. Tidak ada pilihan. Saya harus membongkar lagi isi tas, lalu mengemas semuanya lagi. Parahnya, ritual ini bisa saya lakukan sampai dua atau tiga kali. Alhasil, ada sebagian pakaian yang jadi berantakan, padahal sebelumnya sudah saya lipat rapi. Pernah mengalami hal serupa?
Hal sepele yang mengganggu. Tapi saya punya solusi. Sedikit tips untuk berkemas. Benda yang saya siapkan hanyalah karet gelang yang akan mengikat lipatan gulungan semua pakaian saya. Ini cara saya.
1. Bentangkan pakaian di atas permukaan datar, kasur misalnya.
2. Lipat baju menjadi tiga bagian.
3. Gulung baju sekecil mungkin. Pastikan tidak menggulung terlalu kuat, mencegah baju menjadi kusut.
4. Ikat dengan karet gelang agar gulungan baju tidak terbuka.
5. Satukan semua gulungan baju dalam kantong. Saya akan mudah mengeluarkan dan memasukan kantong pakaian saya dari tas tanpa membuat berantakan. Saya menyarankan menggunakan kantong berbahan kain. Saya tidak suka menggunakan kantong pelastik yang cenderung berisik dan bisa sobek.
Mengemas pakaian dengan cara menggulung tidak hanya menjaga agar baju tidak berantakan, atau lusuh, namun juga mengefisiensi setiap ruang di dalam tas atau koper. Jadi, tas tidak akan terlalu penuh. Selamat berlibur!
Informasi ini berguna? Biarkan teman-teman mengetahuinya! Bagikan informasi ini di Facebook atau twitter.








hahaha sama gan, ane juga kalo ngelipat gitu
LikeLike
Kl dalam berkemas, emang lbh suka digulung ya pakaiannya … tp ga kepikiran utk pake karet huehehe.
Btw, kaos Raja Ampatnya apik 😉
LikeLike
…itu karena saya ceroboh dalam berkemas. Pasti ga bisa sekali beres karena sering lupa masukin barang. Hahaha. Kalo udah dikaretin, mau dibongkar ulang juga, gulungan tetep aman 😁😁😁
Thanks! Itu oleh2 temen. Semoga bisa ke sana (gratisan) haha.
LikeLike
Eh tp yang belum diterapin lagi yg dimasukin ke kantong sih. Jd pas dikeluarin, tinggal ngambil kantongnya aja.
Btw, saya jg blum pernah ke Raja Ampat #kode *lho* 😀
LikeLike
Ahahahaha. Ada kontak bupati setempat? Mungkin bisa kerja sama? *menjemput bola* hahaha.
LikeLike
Hahahaa belum adaaa … kbr2in Mas kalau adaaa 😀 😀 😀
LikeLike
Sudah beberapa tahun belakangan ini saya selalu menggunakan metode gulung untuk mengemas baju ke dalam tas perjalanan. Dan biasanya saya menggunakan kantung plastik dengan zip untuk mengemas beberapa baju, bisa 5-6 potong sekali angkut. Jadi kalau butuh tinggal tarik, bongkar di luar, gak bakal berantakan 🙂
LikeLiked by 1 person