Membingkai Jakarta

39 comments

“Mencari kesenangan bersama kamera kesayangan tak melulu harus dilakukan di tempat liburan yang jauh. Lupakan sejenak rencana liburan ke pulau lain atau ke luar negeri. Kota kita masing-masing bisa dijadikan tempat romantis untuk menghabiskan akhir pekan Anda bersama kamera. Beberapa kali saya mengajak kamera Panasonic Lumix GF-6 saya jalan-jalan menikmati Jakarta. Menyenangkan!”

β€”Iyos Kusuma

picsart_01-24-03.03.02.jpg
Salah satu bingkai yang saya suka adalah genangan air. Saya mencoba untuk memotret pucuk Monumen Nasional ketika seorang pengendara sepeda melintas. Hasilnya, dua bingkai sekaligus: genangan air dan rangka sepeda.
image
Datanglah ke Bundaran Hotel Indonesia pagi sekali pada Hari Bebas Kendaraan (car-free day). Lalu lintas pelari dan pesepeda masih cenderung sepi, sehingga lebih mudah untuk memotret obyek tertentu tanpa terhalang lalu lalang orang. Monumen Selamat Datang saya bingkai dengan roda sepeda yang tengah melintas.
image
Dua orang anak sedang bermain di pelataran dalam Mesjid Istiqlal. Mesjid Istiqlal menjadi salah satu bangunan dengan arsitektur menarik buat saya. Banyak sudut-sudut yang menarik untuk dipotret.
image
Dari lantai dua, barisan tiang penyangga mesjid nampak bergradasi terpapar sinar matahari sore.
image
Beberapa teman menanyakan pada saya apakah saya menyuruh anak-anak ini untuk berpose atau tidak. Doraemon bercanda dengan Hello Kitty. Jawaban saya: tidak. Saat itu saya sedang duduk santai di tengah lapangan Museum Sejarah Jakarta, dan beberapa anak dengan kostum-kostumnya datang untuk beristirahat di depan saya.
image
Bangunan-bangunan kuno di Kota Tua juga selalu menarik saya untuk memotret. Saya suka bangunan tinggi dengan satu warna yang dominan.
picsart_01-24-03.54.33.jpg
Terkadang tanaman dapat mengganggu kita memotret obyek tertentu. Di Museum Taman Prasasti, pepohonan tumbuh rindang. Saya mencoba berdiri agak jauh dari sebuah patung malaikat yang tertutup sebuah pohon, lalu membidik patung tadi.
image
Kebanyakan patung malaikat kecil di Museum Taman Prasasti diletakan di tanah, tanpa ada tugu penyangga. Saya mencoba sedikit membungkuk untuk mendapatkan rerumputan di sana sebagai latar depan.
image
Kapal-kapal pengangkut barang diparkirkan di Pelabuhan Sunda Kelapa. Ada beberapa obyek menarik yang bisa dibidik di sana. Anda bisa menyewa perahu untuk sekedar berkeliling-keliling di sana.
image
Peti-peti kemas yang disusun di Pelabuhan Sunda Kelapa juga menarik perhatian saya. Cukup lama saya menunggu ada orang tanpa sepeda motor yang melintas di sana.
image
Dengan menyewa sebuah perahu motor berukuran kecil, saya melihat anak-anak yang sedang seru melompat ke air dari atas kapal.
picsart_01-24-04.15.26.jpg
Seorang perawat kebun sedang melintas di depan Istana Negara. Foto ini diambil dari ruang wartawan Istana Kepresidenan.
picsart_01-24-04.17.00.jpg
Cakrawala Jakarta. Banyak tempat di Jakarta yag bisa dijadikan tempat memburu sunset atau sunrise.

Membingkai Jakarta Mangga nikmati PhotoStory terbaru saya di guratankaki.com β˜•πŸ˜

A post shared by Guratan Kaki (@iyoskusuma) on

39 comments on “Membingkai Jakarta”

    1. Waduuu, Abah. Terima kasih pisan. Kebetulan, di kantor saya banyak yang jago motret, jadi saya bisa nyolong2 ilmu mereka dengan gratis. Mumpung pada baek, Bah, sabar walau saya banyak tanya :))

      Liked by 1 person

  1. Ini dia salah satu alasan kenapa aku ngefans sama foto-fotomu kang Iyos. Objeknya gak perlu yang aneh-aneh, yang ada di sekitaran kita, tapi dirimu cerdas dalam merekamnya. Penuh cerita!

    Bagus semuaaaa. Tapi paling ngiri, sama foto yang diambil dari ruang wartawan Istana Kepresidenan. Karena belum tentu bisa main ke sana hahahaha πŸ™‚

    Bravo kang!

    Liked by 1 person

    1. Om Bart! Selalu apresiatif! Terima kasih ya.. Hehe..

      Iya, ga perlu yang aneh-aneh. Diajak main ke Kota Tua aja udah girang πŸ˜‚ Makasih, Mas. Anaknya suka nyontek ilmu kakak-kakak wartawan yang senior. Alhamdulillah.

      Kalo foto ruang pers itu… Hmmm.. Ya gimana… Kerjaan πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

      Liked by 1 person

    2. Aamiin… Makasih πŸ™‚

      Wah. Dulu sebenernya pernah nulis sudut-sudut Istana Negara dan Istana Merdeka. Bahkan kemarin mau nulis soal pesawat kepresidenan. Namunnnn oh namunnnn πŸ˜‚ Takut kenapa-kenapa euy. Nanti dikira mendompleng/memanfaatkan profesi untuk kepentingan pribadi πŸ˜‚

      Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s